*Pagi hari*
Cuaca saat itu
sangat mendukung untuk galau dikasur. Bersantai diteras menjadi rutinitas
setiap minggu pagj. Menikmati teh panas,cemilan,novel,radio beserta kicauan
burung dan hijaunya dedaunan. Tak lama kemudian kakakku dan suaminya nimbrung
duduk santai diteras. Ngalor ngidul ngobrolin keponakan yang belum kunjung
datang, dan ngobrolin film yang lagi hits dibioskop karena ada niat mau nonton
bareng sama teman-teman kuliah.
Melihat
bapak-bapak pake baju garis-garis yang lewat didepan dirumah. *jadi inget Mr.X*
Sebulan terakhir, aku jadi menghitung hari demi hari mejelang kepergiannya. Dan
tepat di H-1 jadi semakin merasakan akan kehilangannya, seseorang yang suka
duduk di pojok tepat menghadap pintu ruangan HRD dan yang duduk disampingku
saat sebulan yang lalu *saat satu project*. Setiap senin kita hampir sering
memakai kemeja warna putih. Dan kamu sering memakai baju garis-garis berkerah
dihari rabu dan kamis. Walau rumah kita dekat tapi tetap saja akan sangat
melihat dirimu. Entah kenapa ada keingginan dihati, sebelum dia benar-benar
pergi, aku ingin dia jadi abangku. Walau sudah tidak satu kantor lagi, dengan
jadi abang ade, aku masih bisa dekat dengan dia. Bisa bertanya tentang materi
telko, bisa main kerumahnya,bisa ke toko buku bareng bisa nonton bareng.
*harapan semata* Cuaca yang mendukung membuatku semakin berkhayal.
*Sore hari*
Cucian yang
seabreg-abreg sudah terjemur, dan mandi pun sudah. Mengingat banyak PR kantor
yang harus diselesaikan, Niatan mau tidur, jadi batal. Selang mengerjakan
tugas, kakakku minta dicarikan sesuatu di internet. Hal hasil minjem modem ke
sepupuku. Mumpung ada modem, aku langsung online jejaring social. Iseng-iseng
update status “H-1 lampu kuning sebelum
benar2 pergi” Beberapa menit ku abaikan jejaring tersebut, saat buka
kembali, ternyata ada satu notification. Dan ternyata orang yang ku maksud
dalam statusku itu yang “Like” postinganku.
Hehehhee.e.e
Berselang
beberapa menit aku memanfaatkan untuk chating dengannya, -------------->>>>
"aku : dikantor?""dia : dirumah yu,Eh w pamit yah, bsk hari terkahir w dikantorSukses yahBelajar yang banyak di....Karena di.... ilmunya banyak""aku : sukses juga ya ditempat lo yg barusering2 maen... Hehe "
*nyesek..mencoba tarik nafas dalam2 dan relax.. huuuftt..*
Di satu hari sebelum kepergiannya, dia sudah pamit denganku. Sejujurnya
belum siap juga membiasakan akan ketidakhadiranmu. Hari senin, dia terakhir
masuk kantor. Dan aku dari jam tujuh pagi, sudah harus pergi ke Menara Dea Kuningan.
Dihari terakhirnya, aku tak bisa melihatnya. Dimobil jadi kepikiran terus. Tapi
dengan dia pamit, itu sudah cukup kok.
H+1 sekitar jam 9an. Aku menoleh kearah pintu HRD. Dan ternyata ada dia
yang baru keluar dari pintu HRD langsung menuju keluar kantor. Aku Cuma
melihatnya tampak belakang dan samping. Sayangnya tak mampir keruanganku.
Hingga dua minggu kedepan, aku masih merasa asing dengan ketidakhadirannya.
“Masih ku ingat indah senyummu
Yang selalu membuat ku mengenangmu
Terbawa aku dalam sedihku
Tak sadar kini kau tak disini”, Sammy Simorangkir
Yang selalu membuat ku mengenangmu
Terbawa aku dalam sedihku
Tak sadar kini kau tak disini”, Sammy Simorangkir
Seminggu terakhir ini,rasa kangen itu muncul lagi. Walau telah datang respon dari cwo lain. Sudah perlahan-lahan melepasmu. Dan sudah mulai ada penyemangat baru dikantor. Tapi semangat itu cuma sebentar saja karna berakhir menyakitkan. *rasanya mau nonjok tuh cwo* Semua keraguanku dengan cwo itu terrbukti. Seminggu ini berada dikekosongan cuma sibuk sama pekerjaan. Jadi inget lagi masa-masa sibuk sama abang dulu.
Hari selasa, aku izin sakit. Si gigi ini ga bisa di ajak kompromi. Hari itu kumanfaatkan untuk tidur, nonton indovision, dengerin radio. Surga banget deh. Saat jam makan siang, tiba-tiba ada sms masuk. *jreeeeeeeeennngggggg...........
"dia : mlikum yuu ""aku : wss.. den ""dia : dmna yu ""aku : drumah, lg sakit gigi :( ""dia : jiiaaahh sakit gigi, enakan mana sama hati?""aku : dua2'a ga enak, sakit mana ada yg enak.pa kbar? ""dia : udh brpa hari ga masuk""aku : waduuh..knapa? sakit?""dia : udh brpa lama ga masuk?""aku : baru hari ini, kemarin juga pulang cepet.padahal jadwal'a ke axis. tp udh digantiin."(ternyata td dia lupa kasih tanda tanya)"dia : anak2 pada meeting ke axis semua" (kebiasaan ga pake tanda tanya)"aku : ga.cuma bos n bayu. dan gw ngurusin report yg blm di approve sama axis."
----END--- (ga dibales lagi :( )
*Malam Hari
Temen-temen yg ikut meeting, belum pada pulang. Dan mereka berusaha ngerjain aku lewat sms. Lebay banget sms-smsnya. Sakin keselnya ku mau hapus sms-smsnya satu per satu. Karna sambil ketawa2 nonton salah satu channel tv. Tak sengaja mencet list menu "Delete all". Ku cancel namun tak bisa. Musnah sudah sms di inbox hp ku (T_T). Ku cari cara di mbah google demi mengembalikan semua sms penting dan kenangan dari abang. *Bergadang*
*Rabu Pagi
Sesampainya dikantor, ku langsung berteman dengan mbah google. Demi mencari penjualan Sim Card Reader. Namun terhambat karna ngurusin progress report *riiiweeeehhhh..!! Lagi fokus ngerjain progres, tiba-tiba terdengar suara yang mirip dengan abang. Terdiam sejenak dan menengok ke arah belakang. Dan ternyata benar. Dia datang memakai kemeja putih garis2. Dia salam-salaman dengan teman-teman diruanganku. Aku kembali ke leptop dan progres. *Beberapa detik kemudian*
"dia : Yuu.. semoga lekas sembuh " (dia mengulurkan tangannya)
"aku: hah.. iii,,iya " (sambil nyengir)
Oooh ternyata maksud sms kemarin, dia mau kekantor. Muncul chat dari bang Don, "sidang dimulai...". Ternyata dia dipanggil bos utnuk membicarakan masalah dibalik mengundurkan dirinya dari kantor. Sabar ya bang, pasti ada jalan solusi dan hikmah dibalik masalah yang kau hadapi sekarang. Inget pesan abang ke ayu saat itu.
"TETAP SEMANGAT & TERSENYUM"Pesan aku agar abang jaga kesehatan dan jangan ninggalin sholat ya bang!!
Semoga abang sukses dan tersenyum selalu.







